Senin, 31 Agustus 2015

[084] Al Insyiqaaq Ayat 009

««•»»
Surah Al Insyiqaaq 9

وَيَنقَلِبُ إِلىٰ أَهلِهِ مَسرورًا
««•»»
wayanqalibu ilaa ahlihi masruuraan
««•»»
Dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
««•»»
and he will return to his folks joyfully.
««•»»

GOLONGAN PERTAMA.
Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan golongan yang menerima catatan dengan tangan kanannya yang berisi apa-apa yang telah dikerjakannya, maka ia akan diperhitungkan dengan perhitungan yang mudah dan ringan. Dipaparkanlah semua perbuatannya yang baik dan yang buruk, maka kemudian diberi ganjaran atas perbuatannya yang baik dan dimaafkanlah perbuatannya yang buruk.

Dalam sebuah hadis yang bersamaan maksudnya yang diriwayatkan oleh Siti Aisyah ra. bahwa ia telah mendengar Nabi Muhammad saw berdoa dengan mengucapkan:
اللهم حاسبني حسابا يسيرا
"Wahai Tuhan, hisablah aku dengan hisab yang mudah".

Yang dimaksud Rasulullah saw dengan perhitungan yang mudah ialah dimaafkan segala kesalahannya, sedangkan orang yang diperiksa catatannya dengan teliti adalah orang yang mendapat malapetaka. Barangsiapa yang mendapat perhitungan, yang mudah dan yang ringan, ia akan kembali kepada keluarganya yang mukmin dengan gembira dan bahagia,

sebagaimana firman Allah:
فأما من أوتي كتابه بيمينه فيقول هاؤم اقرءوا كتابيه إني ظننت أني ملاق حسابيه فهو في عيشة راضية
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)". Sesungguhnya aku yakin bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridai.
(QS Al Haqqah [69]:19,20,21)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KAMU AKAN MENEMUI TUHAN
“Dan dia akan kembali kepada keluarganya dengan sukacita.”
Keluarganya yang dimaksud di sini ialah sesamanya ahli syurga. Sebab orang-orang yang sama-sama mendapat nasib baik, mendapat keridhaan Allah, lalu dimasukkan Tuhan ke dalam syurga-Nya adalah laksana satu keluarga. Sama duduk bercengkrama menikmati anugerah dan kurnia Ilahi di tempat yang mulia itu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan dia akan kembali kepada kaumnya) di dalam surga (dengan gembira) karena mendapatkan ampunan-Nya.
««•»»
and return to his family, in Paradise, joyful, because of it.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 8][AYAT 10]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
9of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=84&tAyahNo=9&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#84:9

[084] Al Insyiqaaq Ayat 008

««•»»
Surah Al Insyiqaaq 8

فَسَوفَ يُحاسَبُ حِسابًا يَسيرًا
««•»»
fasawfa yuhaasabu hisaaban yasiiraan
««•»»
Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,
««•»»
he shall soon receive an easy reckoning,
««•»»

GOLONGAN PERTAMA.
Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan golongan yang menerima catatan dengan tangan kanannya yang berisi apa-apa yang telah dikerjakannya, maka ia akan diperhitungkan dengan perhitungan yang mudah dan ringan. Dipaparkanlah semua perbuatannya yang baik dan yang buruk, maka kemudian diberi ganjaran atas perbuatannya yang baik dan dimaafkanlah perbuatannya yang buruk.

Dalam sebuah hadis yang bersamaan maksudnya yang diriwayatkan oleh Siti Aisyah ra. bahwa ia telah mendengar Nabi Muhammad saw berdoa dengan mengucapkan:
اللهم حاسبني حسابا يسيرا
"Wahai Tuhan, hisablah aku dengan hisab yang mudah".

Yang dimaksud Rasulullah saw dengan perhitungan yang mudah ialah dimaafkan segala kesalahannya, sedangkan orang yang diperiksa catatannya dengan teliti adalah orang yang mendapat malapetaka. Barangsiapa yang mendapat perhitungan, yang mudah dan yang ringan, ia akan kembali kepada keluarganya yang mukmin dengan gembira dan bahagia,

sebagaimana firman Allah:
فأما من أوتي كتابه بيمينه فيقول هاؤم اقرءوا كتابيه إني ظننت أني ملاق حسابيه فهو في عيشة راضية
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)". Sesungguhnya aku yakin bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridai.
(QS Al Haqqah [69]:19,20,21)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KAMU AKAN MENEMUI TUHAN
“Maka akan diperhitungkanlah dia dengan perhitungan yang mudah.”

Tersebut di dalam sebuah Hadis yang dirawikan oleh Imam Ahmad daripada Aisyah r.a. bahwa beliau pernah mendengar, Rasulullah SAW membaca pada sembahyangnya:

“Ya Tuhanku, perhitungkanlah aku dengan perhitungan yang mudah.”

Maka bertanyalah Aisyah kepada beliau sehabis beliau sembahyang: “Apakah yang dimaksud dengan perhitungan yang mudah itu, ya Rasul Allah?” beliau menjawab:
“Akan ditengok pada suratnya itu sepintas lalu, lalu dihentikan. Karena sesungguhnya barangsiapa yang dilakukan perhitungan yang teliti atas suratnya pada waktu itu, ya Aisyah, celakalah dia.”
{Muslim pun merawikan Hadis ini pula dalam shahihnya).

Nampaklah pada Hadis ini bahwasanya menerima surat panggilan dari sebelah kanan saja, sudah menjadi alamat bahwa pemeriksaan atas diri orang yang bersangkutan akan mudah saja; laksana pemeriksaan barang-barang kepunyaan orang yang dipandang istimewa dan mendapat hak luar biasa dan kekebalan diplomatik pada pemeriksaan duane, atau biasa juga disebut VIP (Very Important Persons). Dibuka sepintas lalu, ditutup, lalu dibebaskan.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah) yaitu pada hari ditampakkan kepadanya amal perbuatannya, sebagaimana yang telah disebutkan di dalam salah satu hadis sahih yang antara lain dikatakan, "Barang siapa yang diinterogasi di dalam penghisabannya, niscaya dia bakal binasa atau celaka." Kemudian setelah kepada orang mukmin itu ditampakkan amal perbuatannya, lalu Allah memaafkannya.
««•»»
he will receive an easy reckoning, which [simply] entails the presentation of his deeds to him, as in the hadīth of the two Sahīhs [of Bukhārī and Muslim] — in which there is also [a hadīth saying], ‘He who is reckoned with at length, will be destined for perdition’ — and after this presentation [of his deeds to the believer] he will be excused,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 7][AYAT 9]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=84&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#84:8

[084] Al Insyiqaaq Ayat 007

««•»»
Surah Al Insyiqaaq 7

فَأَمّا مَن أوتِيَ كِتابَهُ بِيَمينِهِ
««•»»
fa-amaa man uutiya kitaabahu biyamiinihi
««•»»
Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,
««•»»
Then as for him who is given his record in his right hand,
««•»»

GOLONGAN PERTAMA.
Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan golongan yang menerima catatan dengan tangan kanannya yang berisi apa-apa yang telah dikerjakannya, maka ia akan diperhitungkan dengan perhitungan yang mudah dan ringan. Dipaparkanlah semua perbuatannya yang baik dan yang buruk, maka kemudian diberi ganjaran atas perbuatannya yang baik dan dimaafkanlah perbuatannya yang buruk.

Dalam sebuah hadis yang bersamaan maksudnya yang diriwayatkan oleh Siti Aisyah ra. bahwa ia telah mendengar Nabi Muhammad saw berdoa dengan mengucapkan:
اللهم حاسبني حسابا يسيرا
"Wahai Tuhan, hisablah aku dengan hisab yang mudah".

Yang dimaksud Rasulullah saw dengan perhitungan yang mudah ialah dimaafkan segala kesalahannya, sedangkan orang yang diperiksa catatannya dengan teliti adalah orang yang mendapat malapetaka. Barangsiapa yang mendapat perhitungan, yang mudah dan yang ringan, ia akan kembali kepada keluarganya yang mukmin dengan gembira dan bahagia,

sebagaimana firman Allah:
فأما من أوتي كتابه بيمينه فيقول هاؤم اقرءوا كتابيه إني ظننت أني ملاق حسابيه فهو في عيشة راضية
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)". Sesungguhnya aku yakin bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridai.
(QS Al Haqqah [69]:19,20,21)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KAMU AKAN MENEMUI TUHAN
Oleh sebab itu janganlah sekali-kali melupakan bahwa segala kerja keras menghabiskan tenaga di dalam hidup itu akhirnya akan diperhitungkan di hadapan Tuhan. “Maka adapun orang-orang yang diberikan suratnya dari sebelah kanannya.”

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Adapun orang yang diberikan kitabnya) yakni kitab catatan amalnya (dari sebelah kanannya) dia adalah orang yang beriman.
««•»»
Then as for him who is given his book, the record of his deeds, in his right hand — and this is the believer —
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 6][AYAT 8]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=84&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#84:7

[084] Al Insyiqaaq Ayat 006

««•»»
Surah Al Insyiqaaq 6

يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ
««•»»
yaa ayyuhaa al-insaanu innaka kaadihun ilaa rabbika kadhan famulaaqiihi
««•»»
Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya {1566}.
{1566} Maksudnya: manusia di dunia ini baik disadarinya atau tidak adalah dalam perjalanan kepada Tuhannya. dan tidak dapat tidak Dia akan menemui Tuhannya untuk menerima pembalasan-Nya dari perbuatannya yang buruk maupun yang baik.
««•»»
O man! You are labouring toward your Lord laboriously, and you will encounter Him.
««•»»

Dalam ayat ini Allah mengungkapkan bahwa manusia dalam masa hidupnya bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mencapai cita-citanya. Setiap langkahnya adalah sesungguhnya menuju kepada akhir hidupnya, ialah mati; yang berarti kembali kepada Allah SWT. dan pada ketika itulah manusia akan mengetahui tentang baik buruk pekerjaan yang telah mereka kerjakan dan ketika itu pula manusia akan terbagi dalam dua golongan:

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KAMU AKAN MENEMUI TUHAN
“Wahai Insan!” (pangkal ayat 6). Ingatlah kamu dan insafilah keadaanmu: “Sesungguhnya engkau telah kerja keras akan menuju Tuhanmu, sekeras-keras kerja.” Artinya bahwasanya manusia ini hidup di atas dunia bekerja keras, membanting tulang memeras tenaga siang dan malam, apa jua pun jenis yang dikerjakan, namun akhir perjalanan adalah menuju Tuhan juga. Tidak ada jalan lain. Kerja keras membanting tulang dalam hidup, tidak lain tujuan insan hanyalah ke pintu kubur. “Maka akan bertemulah engkau dengan Dia.” (ujung ayat 6). Bertemu dengan Dia artinya ialah mati!.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Hai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja) telah beramal dengan sekuat tenagamu (hingga) menemui (Rabbmu) yakni mati (dengan sungguh-sungguh, maka pasti kalian akan menemuinya) yakni, menemui amal perbuatanmu yang telah disebutkan tadi pada hari kiamat nanti, baik amal kebaikan atau pun amal keburukan, semuanya pasti kamu jumpai.
««•»»
O man! Verily you are labouring, exerting your efforts, toward, the encounter with, your Lord, that is, death, laboriously, and you will encounter it, that is, you will encounter your mentioned good or evil deeds on the Day of Resurrection.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 5][AYAT 7]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=84&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#84:6

[084] Al Insyiqaaq Ayat 005

««•»»
Surah Al Insyiqaaq 5

وَأَذِنَت لِرَبِّها وَحُقَّت
««•»»
wa-adzinat lirabbihaa wahuqqath
««•»»
Dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya).
««•»»
and gives ear to its Lord as it should.
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa bila bumi dan gunung-gunung hancur berkeping-keping sehingga menjadi rata dan mengeluarkan apa-apa yang ada di dalamnya (perutnya), yang demikian itu adalah karena tunduk pada perintah Allah dan patuh melakukan kehendak-Nya. Dalam ayat-ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

إذا زلزلت الأرض زلزالها وأخرجت الأرض أثقالها
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya.
(QS. Al Zalzalah [99]:1,2)

Dan firman-Nya:
وإذا القبور بعثرت
Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar.
(QS. Al Infitar [82]:4)

Dan firman-Nya lagi:
أفلا يعلم إذا بعثر ما في القبور
Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur.
(QS. Al 'Adiyat [100]:9)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KEHANCURAN
Ini adalah peringatan lagi tentang akan datangnya hari kiamat:
“Lantaran patuhnya kepada Tuhannya dan patutlah dia begitu.”
Kejadian di bumi demikian rupa adalah karena tunduknya bumi kepada Tuhan yang menciptakannya juga sebagaimana terjadi pada langit di ayat 2.
Semuanya berlaku atas kehendak Tuhan. Tidak ada kekuasaan lain yang membendung atau menghalanginya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan patuh) tunduk dan taat dalam hal tersebut (kepada Rabbnya dan sudah semestinya bumi itu patuh) hal tersebut terjadi pada hari kiamat. Jawab dari lafal Idzaa dan lafal-lafal yang di`athafkan kepadanya tidak disebutkan, tetapi pengertiannya diisyaratkan oleh firman selanjutnya, yaitu, "Semua manusia akan menjumpai amal perbuatannya masing-masing."
««•»»
and heeds, [and] in this respect, gives ear to and obeys, its Lord, as it should: all of this will be on the Day of Resurrection (the response to idhā, ‘when’, and [to] all that is supplemented thereto, has been omitted; but it is indicated by what follows it, and is implied to be [something like] laqiya’l-insānu ‘amalahu, ‘man will encounter his deeds’).
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 4][AYAT 6]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
5of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=84&tAyahNo=5&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#84:5

[084] Al Insyiqaaq Ayat 004

««•»»
Surah Al Insyiqaaq 4

وَأَلقَت ما فيها وَتَخَلَّت
««•»»
wa-alqat maa fiihaa watakhallath
««•»»
Dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
««•»»
and throws out what is in it, emptying itself,
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa bila bumi dan gunung-gunung hancur berkeping-keping sehingga menjadi rata dan mengeluarkan apa-apa yang ada di dalamnya (perutnya), yang demikian itu adalah karena tunduk pada perintah Allah dan patuh melakukan kehendak-Nya. Dalam ayat-ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

إذا زلزلت الأرض زلزالها وأخرجت الأرض أثقالها
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya.
(QS. Al Zalzalah [99]:1,2)

Dan firman-Nya:
وإذا القبور بعثرت
Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar.
(QS. Al Infitar [82]:4)

Dan firman-Nya lagi:
أفلا يعلم إذا بعثر ما في القبور
Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur.
(QS. Al 'Adiyat [100]:9)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KEHANCURAN
Ini adalah peringatan lagi tentang akan datangnya hari kiamat:
Kalau kita lihat dalam peta atlas yang besar, nyatalah bahwa bumi itu bulat. Dalam ayat ini dinyatakan bahwa suatu waktu dia akan dijadikan Allah panjang atau meluas. Menurut keterangan ahli-ahli memang bumi itu selalu berobah meskipun berobah itu berlaku dalam jutaan tahun. Bukan mustahil dari membulat dia melonjong. “Dan dikeluarkannya apa yang ada di dalamnya.” (pangkal ayat 4). Bumi itu sendiri karena telah melebar, atau tanah-tanah ketinggian jadi runtuh longsor, maka simpanan yang ada di dalam perut bumi itu dikeluarkannya sendiri. Simpanan itu ialah kuburan manusia: “Dan dia pun kosong.” (ujung ayat 4). Kubur itu telah menjadi kosong sebab isinya telah dimuntahkannya keluar, sehingga berseraklah tulang-tulang.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya) yakni orang-orang mati yang berada di dalam perutnya dicampakkan ke permukaannya (dan menjadi kosong) artinya tiada sesuatu pun yang tertinggal di dalamnya.
««•»»
and casts out all that is in it, of the dead, onto its surface, and empties itself, thereof,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 3][AYAT 5]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=84&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#84:4

[084] Al Insyiqaaq Ayat 003

««•»»
Surah Al Insyiqaaq 3

وَإِذَا الأَرضُ مُدَّت
««•»»
wa-idzaa al-ardhu muddath
««•»»
Dan apabila bumi diratakan,
««•»»
When the earth is spread out
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa bila bumi dan gunung-gunung hancur berkeping-keping sehingga menjadi rata dan mengeluarkan apa-apa yang ada di dalamnya (perutnya), yang demikian itu adalah karena tunduk pada perintah Allah dan patuh melakukan kehendak-Nya. Dalam ayat-ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

إذا زلزلت الأرض زلزالها وأخرجت الأرض أثقالها
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya.
(QS. Al Zalzalah [99]:1,2)

Dan firman-Nya:
وإذا القبور بعثرت
Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar.
(QS. Al Infitar [82]:4)

Dan firman-Nya lagi:
أفلا يعلم إذا بعثر ما في القبور
Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur.
(QS. Al 'Adiyat [100]:9)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KEHANCURAN
Ini adalah peringatan lagi tentang akan datangnya hari kiamat:
“Dan apabila bumi telah dipanjangkan.”

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan apabila bumi diperlebar) diperluas sebagaimana kulit yang direntangkan, sehingga lenyaplah semua bangunan dan gunung yang ada pada permukaannya. Dengan kata lain, apabila bumi diratakan.
««•»»
and when the earth is stretched out, [when] its width is increased, just as a piece of leather is stretched, so that no edifice or mountain remains upon it,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 2][AYAT 4]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
3of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=84&tAyahNo=3&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#84:3

[084] Al Insyiqaaq Ayat 002

««•»»
Surah Al Insyiqaaq 2

وَأَذِنَت لِرَبِّها وَحُقَّت
««•»»
wa-adzinat lirabbihaa wahuqqath
««•»»
Dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh,
««•»»
and gives ear to its Lord as it should.
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan, bahwa apabila langit terbelah karena telah rusak hubungan bagian-bagiannya dengan rusaknya peraturan alam semesta pada Hari Kiamat nanti, disebabkan berbenturan bintang-bintang di langit, karena masing-masing mempunyai daya tarik tersendiri, yang ada pada mereka masing-masing, maka rusaklah peraturan alam semesta dan terjadilah pula gumpalan-gumpalan awan yang gelap gulita yang timbul di beberapa tempat di cakrawala angkasa luar dan langit itu akan patuh kepada apa-apa yang diperintahkan Allah. Sepantasnya ia patuh karena dialah makhluk Tuhan yang senantiasa berada dalam kekuasaan-Nya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KEHANCURAN
Ini adalah peringatan lagi tentang akan datangnya hari kiamat:
Susunan yang sebagai kita lihat dari bumi sekarang ini tidak akan ada lagi. Bintang-bintang yang sekarang ada di tempatnya akan berkacau; itulah kehancuran. “Lantaran patuhnya kepada Tuhannya.” (pangkal ayat 2). Karena semuanya itu akan terjadi atas kehendak dan perintah Tuhan, sehingga langit itu hanya menurut saja kehendak Allah yang mengaturnya: “Dan patutlah dia begitu.” (ujung ayat 2).
Kepatuhan langit kepada kehendak Allah adalah suatu hal wajar, sebab Allah-lah yang menciptakan sejak semula dan Allah pula Yang Maha Kuasa merobahnya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan patuh) artinya mendengar dan tunduk mau membelah dirinya (kepada Rabbnya, dan sudah semestinya langit itu patuh) langit itu harus patuh dan taat kepada-Nya.
««•»»
and heeds, gives ear to and, in rending itself asunder, obeys, its Lord as it should, that is, as its duty is to heed and obey,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 1][AYAT 3]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
2of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=84&tAyahNo=2&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#84:2

[084] Al Insyiqaaq Ayat 001

««•»»
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
««•»»
bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi
««•»»
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

««•»»
In the Name of Allah, the All-beneficent, the All-merciful.

««•»»

Surah Al Insyiqaaq 1

إِذَا السَّماءُ انشَقَّت
««•»»
idzaa alssamaau insyaqqath
««•»»
Apabila langit terbelah,
««•»»
When the sky is split open
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan, bahwa apabila langit terbelah karena telah rusak hubungan bagian-bagiannya dengan rusaknya peraturan alam semesta pada Hari Kiamat nanti, disebabkan berbenturan bintang-bintang di langit, karena masing-masing mempunyai daya tarik tersendiri, yang ada pada mereka masing-masing, maka rusaklah peraturan alam semesta dan terjadilah pula gumpalan-gumpalan awan yang gelap gulita yang timbul di beberapa tempat di cakrawala angkasa luar dan langit itu akan patuh kepada apa-apa yang diperintahkan Allah. Sepantasnya ia patuh karena dialah makhluk Tuhan yang senantiasa berada dalam kekuasaan-Nya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

KEHANCURAN
Ini adalah peringatan lagi tentang akan datangnya hari kiamat:
“Apabila langit telah hancur.”

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Apabila langit terbelah)
««•»»
When the heaven is rent asunder,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 2]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
1of25
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=99&tAyahNo=1&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#99:1

[084] Al Insyiqaaq 2of2

2of2
25 Verses • revealed at Meccan.
««•»»
»The surah that opens with a riveting description of The Splitting of the sky and the levelling of the earth as a sign of the commencement of the Day of Resurrection. It is named after the “splitting open” (inshiqāq) of the sky mentioned in verse 1.
. The surah deals with the inevitability of man’s meeting with his Lord on the Day of Judgement. The obedience of the sky and earth is contrasted with the disobedience of the disbelievers. The reaction of the believers and of the disbelievers on the Day of Judgement is described.«

The surah is also known as: Bursting Asunder, Ripped Apart, Splitting Open, The Bursting, The Cleaving, The Rending, The Rending Asunder.
««•»»
•[AYAT 001]•[AYAT 002]•[AYAT 003]•[AYAT 004]•[AYAT 005]•[AYAT 006]•[AYAT 007]•[AYAT 008]•[AYAT 009]•[AYAT 010]•[AYAT 011]•[AYAT 012]•[AYAT 013]•[AYAT 014]•[AYAT 015]•[AYAT 016]•[AYAT 017]•[AYAT 018]•[AYAT 019]•[AYAT 020]•[AYAT 021]•[AYAT 022]•[AYAT 023]•[AYAT 024]•[AYAT 025]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Sumber: Al-Quran (القرآن) — Online Quran Project — Translation and Tafsir
http://al-quran.info/#84


[084] Al Insyiqaaq 1of2

1of2
25 Ayat • diturunkan di Makkah.
««•»»
Surah Al-Insyiqaaq (bahasa Arab:الانشقاق, "Terbelah") adalah surah ke-84 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan setelah surah Al-Infitar. Dinamai Al Insyiqaaq (terbelah), diambil dari perkataan yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq.

Pokok-pokok isinya menerangkan peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat; peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya; dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan; tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.
««•»»
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
 [KEMBALI][AYAT-AYAT]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Surah_Al-Insyiqaq
Mukaddimah terjemahan Al Qur'an versi Departemen Agama RI